Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
eproduk
Kalender Tanam

Video Inovasi

Video Lainnya

Waktu Banten

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday81
mod_vvisit_counterYesterday584
mod_vvisit_counterThis week665
mod_vvisit_counterLast week3284
mod_vvisit_counterThis month11920
mod_vvisit_counterLast month13740
mod_vvisit_counterAll days352110


Tepung Talas Beneng Juhut yang Semakin Diminati PDF Cetak E-mail
Oleh Asep Wahyu   
Selasa, 21 Oktober 2014 14:34

Kampung Cinyurup yang terletak di lereng gunung Gunung Karang di Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang sejak 2011 telah menjadi laboratorium Badan Litbang Pertanian. Komoditas utamanya adalah domba, sedangkan komoditas ikutannya antara lain talas beneng (besar koneng) yang dapat diolah menjadi kripik maupun tepung beneng. Wawancara dilakukan pada Jumat 17 Oktober 2014 kepada Dudi, PPL pendamping di wilayah tersebut.

Daya dukung komoditas talas beneng dari Juhut untuk kebutuhan industrti di Bogor saat ini adalah sebanyak 4 ton tepung beneng per bulan. Bahkan beberapa waktu lalu telah mengirim tepung beneng ke Bangka Belitung dan Pelalawan di Provinsi Riau. Industri rumah tangga ini telah menjadi suatu gerakan ekonomi masyarakat yang sangat membanggakan sebagai hasil kreativitas para pengkaji lingkup Badan Litbang Pertanian. Cukup banyak anggota masyarakat yang berperan menjadi penyanga I dengan mengelola gaplek beneng untuk dijadikan tepung beneng. Adapun posisi petugas PPL adalah menjadi penyangga II, dan yang lainnya sebagai penyangga III. Tantangan saat ini adalah memenuhi pesanan produksi 4 ton tepung beneng per minggu.

“Sudah ada rencana kerjasama dengan gudang di Depok untuk distribusi tepung beneng”, kata Dudi. Para pejabat pemerintah dari daerah sampai pusat juga telah banyak yang berkunjung ke Juhut. “Juhut sebagai lahan wisata, tamu tiap hari ada”, lanjut Dudi. Satu hal yang membanggakan bahwa komoditas talas beneng menjadi juara 3 lomba pangan lokal tingkat nasional, serta dampak lain dari aktivitas yang semakin banyak adalah keadaan kejahatan zerro dan perambahan terhadap kawasan perhutani yang ada disekitarnya semakin kecil hanya tinggal 30-20 %.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com