JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Banten Menghadiri Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti 2017

BPTP Banten Menghadiri Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti 2017Balitbangtan sukses menyelenggarakan Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti. Temu teknis yang diselenggarakan pada 6-7 September ini mengangkat tema “Peningkatan Kinerja Fungsional Non Peneliti Balitbangtan Mendukug Percepatan Pencapaian Sasaran Strategis Kementerian Pertanian”. Temu teknis secara intensif dilaksanakan di Gedung Aula Lantai IV Badan Penelitian dan pengembangan Pertanian, Jakarta. Acara diawali dengan laporan ketua penyelenggara (Bapak Ir. Wachid Bambang Gunawan, MSi). Dilaporkan bahwa acara temu teknis diikuti oleh 300 orang peserta dan 82 orang pemakalah. Pemakakalah yang hadir terdiri atas 40 penyuluh, 27 teknisi litkayasa, 9 pustakawan, 4 arsiparis, 1 analis kepegawaian, 1 pranata humas. Secara resmi acara dibuka oleh Bapak Prof. (Riset). Dr. Ir. Risfaheri, MSi yang mewakili Sekretaris Badan Litbang Pertanian. Secara langsung beliau mengapresiasi terselanggaranya temu teknis ini. Kegiatan yang diagendakan setiap tahun dan menjadi wadah bagi jabatan fungsional non peneliti sekaligus menjadi rangkaian acara yang berkesinambungan dari Badan Litbang Pertanian. Tujuan pelaksanaan temu teknis yaitu untuk sarana menjalin komunikasi dan dapat saling bertukar informasi diantara pesera. Kolaborasi dari keseluruhan jabatan fungsional sangat menentukan kesuksesan kegiatan hingga tingkat lapang. Sebagai lembaga penelitian dan pengembangan hasil penelitian seyogyanya disampaikan kepada pengguna. Acara dilankutkan dengan penyampaian makalah utama.


Pemakalah utama (1) Bapak Hidayah Asmi Nasution Kepala Bidang Pengembangan SDM Menpan Reformasi dan Birokrasi Indonesia. Paparan terkait PP 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS); (2) Ibu Nurwahida dari dari Biro Kepegawaian Kementerian Pertanian. paparannya tentang Singkronisasi SKP dan Angka Kredit Jabatan Fungsional Non Peneliti di lingkungan Kementerian Pertanian. Acara selanjutnya yaitu pemaparan beberapa makalah penunjang berasal dari jabatan fungsional non peneliti perwakilan dari puslit/balit komoditas dan BPTP se Indonesia. BPTP Banten berpartisipasi aktif dalam temu teknis dengan mengirim 8 pemakalah dan 6 peserta. Balitbangtan berupaya memotivasi pemakalah melalui ajang pemilihan pemakalah terbaik di tiap jabatan fungsional. Nama Rika Jayanti Malik, SST terpilih menjadi pemakalah terbaik dalam kelompok jabatan fungsional penyuluh. Prestasi ini tentunya membawa kebanggaan bagi BPTP Banten. Kategori juara berdasarkan penilaian bobot karya tulis ilmiah dan penampilan saat menyampaikan makalahnya. Judul yang disampaikan yaitu Peningkatan Pengetahuan Peternak Tentang Teknologi Budidaya Kerbau Melalui Pelatihan di Serang, Banten. Dalam makalahnya dibahas tentang efektivitas pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan di 2 kelompok peternak kerbau. Kegiatan temu teknis ini bermanfaat untuk memperkuat sistem penyuluhan khususnya di Banten. Proses komunikasi yang efektif dengan memperluas jaringan dengan beragam pihak dapat mempercepat proses diseminasi inovasi teknologi hingga ke petani