JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Tanpa Pupuk Kimia, Poktan Dukuh Jaya Tangerang Sukses Produksi Padi

Sejak Desember 2017, panen terus berlangsung di berbagai lokasi di Provinsi Banten termasuk di Kabupaten Tangerang.

Hal yang berbeda pada panen yang berlangsung hari  ini,  Jumat(02/02/2018) di Kabupaten Tangerang dari kegiatan panen di lokasi lainnya adalah padi yang diproduksi tidak menggunakan pupuk kimia. Hal ini sesuai pengakuan petani di Poktan Dukuh Jaya, Desa Kedung Dalam, Kecamatan Mauk.  Petani mengganti penggunaan pupuk kimia dengan pupuk kandang 2 ton per hektar.  Alhasil produktivitas yang dihasilkan mencapai 4.2 ton/hektar angka produktivitas tersebut menurun dari rata-rata normal yang dihasilkan, yaitu sebesar 6 ton/hektar namun ongkos produksi petani juga mengalami penurunan drastis akibat petani tidak membeli pupuk kimia.

Penggunaan pupuk organik seperti pupuk kandang sangat dianjurkan karena sangat ramah lingkungan, bahkan berperan dalam pelestarian lingkungan. Secara  umum  pemberian  bahan  organik  ke  dalam  tanah  akan mempertahankan  dan  memperbaiki  sifat  fisik,  kimia  dan  biologi  tanah. Dengan pupuk organik, daur ekologis tanah akan berlangsung dengan baik sehingga akan terwujud keseimbangan ekosistem di dalam tanah.

Dengan penggunaan pupuk organik, pada tahun-tahun awal biasanya produksi akan menurun seperti pengakuan petani pada umumnya. Namun, setelah unsur hara di dalam tanah telah mencukupi, produksi yang dihasilkan dapat meningkat secara signifikan. Bahkan produktivitas yang dihasilkan dapat melebihi dari padi yang menggunakan pupuk kimia.

Selain cost produksi yang rendah dan terwujudnya pelestarian alam, keuntungan lain dari penggunaan pupuk organik adalah produk yang dihasilkan akan jauh lebih sehat karena terbebas dari paparan zat kimia yang berbahaya.

Untuk itu, mari jaga kelestarian lingkungan dengan membudayakan penggunaan pupuk organik.  Untuk melakukan hal tersebut, sangat dibutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan  kedisiplinan dari petani.