JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BBP2TP Lakukan Rakor Memperkuat Dukungan Program Strategis Kementan

Jumat, 23/08/2019 bertempat di Ruang Display Puslitbangbun berlangsung Rapat Koordinasi (Rakor) Lingkup BBP2TP yang mengusung tema “Penguatan Manajemen dan Kegiatan Lingkup BBP2TP Mendukung Program Strategis Kementerian Pertanian”.

Rakor diikuti oleh Kepala BPTP Seluruh Indonesia, Kasie KSPP, Kasubbag TU, Koord. Program, dan Koord. Penyuluh.

Rakor dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Fadjri Jufri, M.Si. Dalam arahannya, disampaikan bahwa kehadiran Litbang di lapangan antara lain dalam hal mendelivery kegiatan pengkajian yang telah dilakukan. Untuk itu, BPTP diminta memainkan perannya secara nyata sebagai ujung tombak di lapangan. Para Kepala BPTP juga dihimbau dapat memikirkan cara-cara baru untuk mengakselerasi hilirisasi kegiatan di lapangan. Di akhir arahannya, Kepala Badan Litbang Pertanian menyemangati semua BPTP agar tetap bekerja dengan sebaik-baiknya.

Kepala BBP2TP, Dr. Ir. M. Taufiq Ratule, M.Si dalam arahannya menyampaikan bahwa penguatan manajemen yang dilakukan terkait dengan Pengelolaan Rumah Tangga, Pengelolaan Keuangan, dan Pengelolaan Kepegawaian. Terkait penguatan kegiatan, Dr. Taufiq menegaskan agar para BPTP menyesuaikan kegiatan pengkajian yang dilakukan dengan kebutuhan masyarakat sehingga hasilnya menjadi berdaya guna.

Di akhir Rakor, berhasil tersusun Rumusan Rakor salah satunya adalah suksesnya program strategis Kementerian Pertanian dalam era globalisasi dengan dinamika perubahannya yang begitu cepat, menuntut kesiapan penerapan inovasi teknologi. Untuk itu, pengawalan teknologi untuk mensukseskan program strategis Kementerian Pertanian seperti Program UPSUS Pajale, SIWAB, SERASI, BEKERJA, KRPL/OPAL, Kawasan Pertanian, SAPIRA, menjadi sangat penting.

Rakor ini juga telah mengidentifikasi IP2TP lingkup BBP2TP yang berpotensi untuk dijadikan kebun induk penghasil benih sumber dan benih sebar. Hal ini merupakan salah satu wujud pengoptimalisasian pemanfaatan IP2TP untuk mendukung pencapaian target program perbenihan hortikultura dan perkebunan.

Terkait Program SAPIRA (Kawasan Pertanian Sejahtera), Rakor ini juga berhasil menghasilkan rumusan sepuluh provinsi lokasi SAPIRA yang akan diverifikasi berdasarkan hasil evaluasi. Rakor juga menegaskan bahwa pengembangan SAPIRA sebagai kegiatan Flagship Balitbangtan tidaklah memulai dari awal, namun merupakan kelanjutan kegiatan Balitbangtan sebelumnya/saat ini di antaranya Prima Tani, Bioindustri, SERASI, UPSUS dan kegiatan lainnya.