JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Mewaspadai Serangan Hama Baru pada Jagung di Indonesia : Spodoptera frugiperda J.E. Smith (Fall Armyworm/FAW

Mewaspadai Serangan Hama Baru pada Jagung di IndonesiFall Armyworm/FAW (Spodoptera frugiperda J.E. Smith) merupakan jenis ulat grayak yang sebelumnya tidak ada di Indonesia. Hama ini berasal dari Amerika Serikat dan merupakan hama yang sangat merugikan terutama pada pertanaman jagung. Pertama kali teridentifikasi menyerang pertanaman jagung di Indonesia yaitu di daerah Pasaman Barat Sumatera Barat pada bulan Maret 2019. Setelah sebelumnya dilaporkan mewabah di Afrika dan menyebrang ke Asia termasuk menyerang ke Negara Thailand, Myanmar dan Filiphina. Penyebaran FAW di Indonesia sangat cepat, tidak memerlukan waktu yang lama hama tersebut bergerak menyerang pertanaman jagung di daerah Jambi, Lampung dan pada bulan Juni terindikasi menyerang pertanaman jagung di wilayah Banten yaitu di Kecamatan Anyer Kabupaten Serang, Kecamatan Gunung Kencana Kabupaten Lebak dan Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang. Pergerakan FAW ini terus berlanjut ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta hingga ke Jawa Timur.

Hama ini menarik perhatian serius para peneliti dan pelaku bisnis jagung dikarenakan daya merusaknya yang kuat, reproduksi yang tinggi dan kemampuan jelajahnya yang luas. FAW dikenal dengan penerbang yang tangguh dan bertahan mengikuti pusaran angin. Kerusakan yang ditimbulkan FAW pada populasi 0,2-0,8 larva per tanaman mampu menurunkan hasil 5-20%. Berdasarkan hal tersebut ancaman terhadap serangan FAW perlu diwaspadai bersama.

FAW memiliki  ciri-ciri fisik/morfologi yang khas sehingga dapat dengan mudah dibedakan dengan jenis ulat grayak lainnya. Adapun ciri-ciri tersebut adalah :

SELENGKAPNYA .....