JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Banten Tingkatkan Kapasitas Peternak Kerbau di Wilayah Sentra

BPTP Banten Tingkatkan Kapasitas Peternak Kerbau di Wilayah SentraBPTP Banten melalui kegiatan Pendampingan Kawasan Ternak melakukan pelatihan budidaya kerbau untuk peternak pada Selasa (10/03/2020) di wilayah Kec. Mandalawangi yang merupakan sentra ternak kerbau di Kab. Pandeglang.

Pelatihan dilaksanakan di Aula BPP Mandalawangi dan dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Mandalawangi, Dudi Supriadi, S.P., Perwakilan dari Pihak Perhutani, Engkan, dan peternak sejumlah 29 orang serta perwakilan dari 6 kelompok tani Desa Cikoneng, Kecamatan Mandalawangi.

Pelatihan yang diberikan terkait dengan sistem pemeliharaan ternak sapi/kerbau. Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Penyuluh Mandalawangi, Dudi Supriadi,S.P.

Dudi mengemukakan bahwa pelatihan ternak ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai wahana untuk meningkatkan pengetahuan mengenai budidaya ternak kerbau dan sebagai bentuk perhatian dari pemerintah pusat bahwa Kecamatan Mandalawangi mendapat perhatian untuk pengembangan peteranakan kerbau.

BPTP Banten Tingkatkan Kapasitas Peternak Kerbau di Wilayah SentraNarasumber pelatihan adalah drh. Eko Kardiayanto, peneliti BPTP Banten yang dalam materinya menerangkan tentang ciri ternak yang sehat, manajemen ternak dan pakan, serta manajemen kesehatan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dengan pertanyaan dari peternak seputar bagaimana meningkatkan produksi kerbau serta penanganan penyakit pada ternak.

Peserta sangat antusias dan cukup aktif dalam kegiatan diskusi. Jumlah peserta yang datang juga melebihi kuota undangan.

Tindak lanjut kegiatan ini adalah pelaksanaan demplot hijauan pakan seluas kurang lebih 1 hektar pada lahan Perhutani di lokasi peternak yang dilatih.

Pihak perhutani mendukung penanaman hijauan pakan ini dengan sistem hak guna usaha, sehingga kegiatan ini pada dasarnya menguntungkan kedua belah pihak, Perhutani dan Peternak.

Perhutani diuntungkan karena lahan mereka tidak lagi terganggu dengan kehadiran ternak kerbau yang kadang merusak tanaman perkebunan, dan keuntungan bagi peternak adalah peternak tidak harus lagi menggembalakan kerbau mereka di lahan milik Perhutani tetapi cukup mengambil/mengarit rumput dan memberikan ke ternak kerbaunya.