JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Padjajaran, VUB Padi yang Kini Didisplay di IP2TP Singamerta

Padjajaran, VUB Padi yang Kini Didisplay di IP2TP SingamertaPasti tidak asing lagi dengan nama "PADJAJARAN". Yup,
Padjajaran merupakan salah satu nama besar kerajaan di Tanah Sunda yang kini diabadikan menjadi salah satu Varietas Unggul Baru yang dihasilkan oleh Balai Besar Penelitian Padi Badan Litbang Pertanian.

Keunggulan dari varietas ini adalah memiliki umur yang genjah yaitu 105 hari. Umur yang pendek ini sangat menguntungkan jika ditanam pada akhir musim hujan atau di awal musim kemarau di lahan sawah yang terbatas pengairannya.

Dengan umur yang pendek, maka resiko terhadap kekeringan dapat dikurangi. Keunggulan lainnya dari varietas ini adalah tahan rebah. Hal ini telah terbukti pada pertanaman display VUB di IP2TP Singamerta. Pada saat fase pemasakan, lahan terpaksa diairi karena pada petak yang sama terdapat beberapa varietas lainnya yang masih berada pada fase pengisian dan memerlukan kebutuhan air yang cukup tinggi. Namun demikian, varietas Padjajaran masih berdiri tegak sementara varietas lainnya yang berumur sama mengalami kerebahan.

Satu lagi keunggulan Padjajaran ini adalah toleran terhadap wereng batang coklat biotipe 1 dan 2.

Berikut adalah deskripsi singkat VUB Padi Padjajaran Agritan:

Tahun dilepas : 2018
SK Menteri Pertanian : 327/Kpts/TP.010/05/2018
Nomor Seleksi : BP19562B-WBC-1-7-1
Asal Persilangan : Cere
Umur tanaman : ± 105 hari
Bentuk tanaman : Agak tegak
Tinggi tanaman : ± 97 cm
Daun Bendera : Agak tegak
Bentuk gabah : Ramping
Warna Gabah : Kuning jerami
Kerontokan : Sedang
Kerebahan : Toleran
Tekstur nasi : Pulen
Kadar Amilosa : 20,6%
Berat 1000 buti : 26 gram
Rata-rata hasil : 7,8 ton/ha
Potensi hasil : 11 ton/ha
Hama : Agak tahan WBC biotipe 1 dan 2; agak rentan WBC biotipe 3
Penyakit : Agak tahan HDB patotipe III; rentan HDB patotipe IV dan VIII
Anjuran tanam : Baik ditanam pada lahan sawah irigasi dataran rendah sampai 600 mdpl
Pemulia : Nafisah, Cucu Gunarsih, Aris Hairmansis, Trias Sitaresmi, Priatna Sasmita dan Satoto

Sumber: BB Padi, Sukamandi