JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Disukai Konsumen, UPBS BPTP Banten Tangkarkan VUB Inpari 32

Disukai Konsumen, UPBS BPTP Banten Tangkarkan VUB Inpari 32Inpari (Inbrida padi sawah irigasi) 32 sejak dilepas tahun 2013 sudah berkembang cukup luas di lahan petani. Hal ini dikarenakan varietas ini memiliki potensi hasil yang tinggi dan adaptasi yang luas.

Selain itu, bentuk tanaman yang tegak dengan daun bendera yang tegak memiliki toleransi terhadap hama dan penyakit cukup baik.

Mengapa demikian? Secara fisik bentuk tanaman yang tegak dengan kanopi yang tidak terlalu lebar, memungkinkan intensitas cahaya matahari dapat mencapai pangkal batang lebih tinggi sehingga kondisi lingkungan mikro pada pangkal batang relatif tidak lembab.

Kelebihan lainnya dari varietas ini adalah memiliki rendemen yang cukup tinggi sekitar 56-58%.

Berdasarkan hasil uji preferensi BPTP Banten terhadap Inpari 32 di berbagai lokasi, menunjukkan rasa nasi dari jenis ini lebih disukai dibanding varietas lain sehingga jenis ini banyak disukai oleh konsumen.

Berikut adalah deskripsi singkat VUB Padi Inpari 32:

- Tahun dilepas : 2013
- SK Menteri Pertanian : 4996/Kpts/SR.120/12/2013
- Nomor seleksi : BP10620F-BB$-14-BB8
- Asal persilangan : Ciherang/IRBB64
- Umur tanaman : ± 120 hari setelah sebar
- Bentuk tanaman : Tegak
- Bentuk gabah : Medium
- Warna Gabah : Kuning bersih
- Kerontokan : Sedang
- Kerebahan : Agak tahan
- Tekstur nasi : Sedang
- Kadar Amilosa : ± 23,46%
- Berat 1000 butir : ± 27,1 gram
- Rata-rata hasil : ± 6,30 ton/ha GKG
- Potensi hasil : 8,42 ton/ha GKG
- Hama : Agak tahan WBC biotipe 1, 2 dan 3
- Penyakit : Tahan HDB patotipe III; agak tahan HDB patotipe IV dan VIII; tahan blas ras 033; agak tahan blas ras 073; agak tahan tungro ras Lanrang
- Anjuran tanam : Cocok untuk ditanam di ekosistem tanah sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 mdpl
- Pemulia : Aan A Darajat, Cucu Gunarsih, Trias Sitaresmi dan Nafisah

Sumber: BB Padi Sukamandi

UPBS BPTP Banten saat ini tengah menangkarkan benih sumber Inpari 32 kelas FS seluas 6.837 m2 di IP2TP Singamerta. Benih tersebut rencananya akan tersedia pada bulan Agustus dengan target produksi 2 ton benih.