JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pentingnya Informasi Publik di Masa Pandemi Covid-19

Pentingnya Informasi Publik di Masa Pandemi Covid-19Rabu, 20 Mei 2020, Kementerian Pertanian melaksanakan Webinar Keterbukaan Informasi Publik.

Webinar ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan PPID UK/UPT lingkup Kementerian Pertanian.

Narasumber pada Webinar ini adalah Dr. Kuntoro Boga, Kabiro Humas dan Informasi Publik (IP) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian, dan Romanus Ndau, Komisioner Komisi Informasi Pusat, dengan moderator Kabag Informasi Publik Biro Humas dan IP, Komarudin, SP, M.Sc.

Peserta Webinar terdiri dari PPID UK/UPT lingkup Kementan seluruh Indonesia. Dari BPTP Banten hadir menyimak Pejabat PPID Pelaksana ST. Rukmini, SP, M.Si dan Petugas PPID, Ahmad Muhtami, S.PKP.

Sesi pertama diisi dengan penyampaian materi dari Dr. Kuntoro Boga dengan topik "Pengelolaan Informasi Publik Kementan di Tengah Pandemi Covid-19".

 Disampaikan bahwa situasi pandemi seperti ini, isu ketahanan pangan menjadi isu utama di masyarakat, contohnya bersumber dari lembaga Indonesia Indication bahwa dalam satu bulan ini lebih dari 60.000 berita online di internet mengangkat isu tentang ketahanan pangan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa di masa pandemi ini ada dua bidang yg menjadi benteng pertahanan yaitu kesehatan dan pertanian. Terkait dengan hal tersebut, disampaikan bahwa di tengah pandemi ini periode Januari - April, sektor pertanian mengalami pertumbuhan positif dengan peningkatan nilai ekspor sebesar 12.66 %, didominasi oleh produk perkebunan dan hortikultura.

Dr. Kuntoro Boga juga menekankan bahwa meskipun dalam keadaan pandemi, akses untuk informasi publik tidak boleh berhenti, harus tetap berjalan. Untuk itu, peran UPT Kementan menjadi sangat penting sebagai penyambung informasi kepada masyarakat.

Pemateri kedua adalah Romanus Ndau Lendong, Komisioner Komisi Informasi Pusat yang menyampaikan bahwa Kementan harus menjamin Keterbukaan informasi publik karena lembaga ini yang mengurusi masalah pangan bangsa ini sehingga perannya menjadi sangat strategis dalam hal informasi ketersediaan pangan.

Romanus juga menekankan bahwa pemerintah harus memprioritaskan sektor pertanian demi mencegah terjadinya bencana kelaparan akibat pandemi seperti yang diungkapkan oleh FAO beberapa waktu lalu Untuk itu, perlu dukungan dana yang mencukupi dari negara terkait dengan ketersediaan pangan.