JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Banten Luncurkan Layanan SILINCAH

Dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan publik di tengah pandemi Covid-19, Balai Pengkajian Teknologi (BPTP) Banten telah meluncurkan layanan publik berupa Sistem Inovasi Layanan Online, Cepat dan Hemat alias SILINCAH.

Kepala BPTP Banten, Dr. Ismatul Hidayah, SP, MP selaku pencetus SILINCAH menyampaikan bahwa SILINCAH merupakan sistem layanan informasi dan produk berbasis digital melalui website BPTP Banten. "Layanan dibuat untuk mempermudah pengguna dalam memanfaatkan informasi teknologi dan produk yang tersedia di BPTP Banten secara cepat dan hemat" ujarnya.

Dr. Ismatul menjelaskan bahwa layanan ini terdiri dari 5 jenis yaitu informasi ketersediaan stok benih sumber dan benih sebar padi di BPTP Banten berikut layanan pemesanannya; stok bibit ayam KUB berdasarkan umur, dan informasi panduan pemeliharaan ayam KUB berikut layanan pemesanannya; layanan klinik pertanian; layanan pengujian mutu benih tanaman pangan; dan layanan kunjungan ke Instalasi Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (IP2TP) Singamerta.

Pada dasarnya, layanan ini merupakan layanan diseminasi teknologi pertanian dan penyediaan benih padi Varietas Unggul Baru (VUB) dan bibit ternak Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) yang dapat diakses petani atau masyarakat umum secara online melalui Website BPTP Banten" ucap Dr. Ismatul.

Lebih lanjut Dr. Ismatul menyampaikan bahwa layanan ini sangat mempermudah karena pengguna tidak perlu datang langsung ke kantor, cukup buka Website BPTP Banten lalu mengklik Layanan SILINCAH di beranda web tersebut.

Sosialisasi informasi ke masyarakat luas tentang kehadiran layanan ini telah dilakukan pada Kamis, 04 Juni 2020 melalui Acara Webinar "Dukungan BPTP Banten terhadap Ketahanan Pangan melalui Layanan SILINCAH".

Acara yang berlangsung virtual tersebut dipandu oleh ST. Rukmini, SP, M.Si, Kepala Seksi Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) BPTP Banten dengan menghadirkan pembicara , yaitu Dr. Ismatul Hidayah, SP, MP, Sri Kurniawati, SP, M.Si selaku Penanggung Jawab Unit Produksi Benih Sumber (UPBS), Dr. Andy Saryoko, SP, MP selaku peneliti yang khusus berkecimpung pada teknologi budidaya padi baik untuk tujuan benih maupun untuk konsumsi, dan Dewi Hariyani, SP, M.Si yang berfokus pada teknologi budidaya dan pemgembangan Ayam KUB.

"Di tengah pandemi Covid-19 yang kita hadapi, kita butuh effort yang lebih untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan produksi kita, pandemi tidak boleh jadi halangan untuk berbuat, pertanian harus tetap berjalan" ujar Rukmini dalam menghantarkan acara Webinar.

Lebih lanjut, Rukmini selaku moderator menegaskan bahwa untuk ketahanan pangan, di samping melakukan berbagai program di masyarakat, BPTP Banten melakukan penyediaan benih berkualitas dan bibit ternak yang unggul serta kegiatan diseminasi di IP2TP Singamerta.

 

Acara webinar tersebut mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat khususnya dari para peserta webinar. "Kami berharap masyarakat Banten dapat memanfaatkan layanan ini semaksimal mungkin untuk ketahanan pangan dan kemajuan pertanian" ucap Dr. Ismatul diakhir wawancara.