Dorong Percepatan Tanam, BPTP Banten Gelar Temu Teknis Virtual "SI Katam Terpadu"

Parent Category: Berita Written by Dewi Widyastuti dan ST. Rukmini Hits: 42

Dorong Percepatan Tanam, BPTP Banten Gelar Temu Teknis Virtual "SI Katam Terpadu"Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan penyuluh dalam menggunakan Sistem Informasi (SI) Kalender Tanam (Katam), BPTP Banten gelar Temu Teknis untuk stakeholder di Kabupaten Pandeglang. Kali ini, merupakan Temu Teknis II setelah sebelumnya kegiatan yang sama dilakukan untuk Kabupaten Lebak.

Temu Teknis dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang yang berlangsung secara virtual melalui apliaksi Zoom.

Temu teknis berlangsung pada Hari Rabu, 08/07/2020 yang diikuti oleh 70 peserta terdiri dari Koordinator Penyuluh lingkup Kabupaten Pandeglang dan Penyuluh kecamatan se Kabupaten Pandeglang dari 35 BPP, serta peneliti dan penyuluh BPTP Banten.

Acara diawali sambutan dari Kepala BPTP Banten Dr. Ismatul Hidayah, SP, MP. Dalam sambutannya, disampaikan tentang pentingnya modernisasi pertanian melalui dukungan aplikasi SI Katam yang dijadikan sumber rujukan dalam pengambilan kebijakan penentuan waktu tanam, teknologi budidaya tanaman pangan, sarana produksi dan lain sebagainya. Harapannya dapat membantu para penyuluh dalam mendukung realisasi target percepatan tanam di Kabupaten Pandeglang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang H. Budi S Januardi, S.Pt. MM yang hadir bersama dengan Kepala Bidang Pertanian dan Kepala Bidang Penyuluhan menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka acara.

Dalam sambutannya, H. Budi mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada BPTP Banten yang telah memfasilitasi sosialisasi SI Katam yang sangat membantu pelaksanaan penyuluhan di lapangan dalam merealisasikan target percepatan tanam di Kabupaten Pandeglang.

Menurutnya, SI Katam sangat membantu dalam estimasi waktu tanam (musim), rekomendasi pupuk tanaman pajale, dan teridentifikasinya masalah ketersediaan dan kebutuhan sarana dan prasarana. Diharapkan para penyuluh dapat mempelajari dan mengakses dengan baik penggunaan apliksi tersebut untuk implementasi di wilayah binaan masing-masing.

Acara yang dipandu oleh Novri Amin, SP, MP, Penyuluh BPTP Banten menghadirkan dua topik materi yang saling berkaitan dengan narasumber dari peneliti BPTP Banten, yaitu Dr. Kardiyono, STP, M.Si dan Tian Mulyaqin SP. M.Agr. Sc.

Dr. Kardiyono menyampaikan tentang "SI Katam Terpadu Mendukung Peningkatan Produksi Pajale di Kabupaten Pandeglang".

SI Katam Terpadu bermanfaat bagi penyuluh dan petani, terutama dalam hal: sebagai sumber informasi yang cepat dalam menyesuaikan waktu dan pola tanam serta penerapan teknologi budidaya tanaman padi, memberikan keyakinan dan kepastian kepada pengambil kebijakan dan penyuluh dalam menyusun kebutuhan definitif benih, jenis varietas, pupuk, dan mekanisasi pertanian, dan memberikan penguatan dan pemahaman yang lebih komprehensif bagi pemangku kebijakan dan penyuluh dalam perencanaan dan evaluasi pencapaian target produksi padi.

Pemateri kedua, Tian Mulyaqin SP. M.Agr. Sc. mengajak peserta melakukan praktek dengan melakukan tutorial penggunaan SI Standing Crop. Menurutnya, SI Standing Crop memiliki banyak keunggulan antara lain: mudah di akses HP Android (Standing Crop Sentinel-2), berisi informasi detail (tingkat desa dan status stadia pertanaman), dan bersifat realtime (terupdate per 5 hari), informasi cukup akurat (dapat dijadikan acuan dalam perencanaan, monitoring dan evaluasi tanam), informasi dapat dicetak (pdf), dan yang tak kalah pentingnya adalah aplikasi ini dapat dijadikan acuan untuk penyuluh dan stakeholder di lapangan lainnya untuk menggenjot percepatan tanam padi berdasarkan kondisi aktual pertanaman padi di lapangan sesuai data dari citra satelit.