JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Musrenbangtan 2020: Wujudkan Sinergi dan Penyempurnaan Perencanaan 2021

Musrenbangtan 2020: Wujudkan Sinergi dan Penyempurnaan Perencanaan 2021Senin, 13/07/2020, Kementerian Pertanian melaksanakan Musrembangtan Tahun 2020 yang berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Musrenbangtan diikuti oleh jajaran pejabat Kementerian Pertanian dan para undangan pemangku kepentingan pertanian se-Indonesia.

Acara ini akan terlaksana selama 5 hari, yaitu dari tanggal 13 Juli hingga 17 Juli mendatang dengan mengusung tema "Mewujudkan Pertanian, Maju, Mandiri, Modern untuk percepatan pemulihan ekonomi dan kesejahteraan petani pasca pandemi Covid-19".

Acara diawali dengan Sambutan Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin yang mengharapkan agar pelaksanaan program pertanian berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan, sebagai langkah percepatan pemulihan ekonomi, serta kesejahteraan petani pasca pandemi Covid-19.

“Dari Musrenbang ini, saya berharap kepada Kementerian Pertanian agar perencanaan dan kegiatan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya karena untuk menjaga ketersediaan pangan dan memberikan stimulus ekonomi kesejahteraan bagi petani” papar Sudin.

Menteri Pertanian Dr. Ir. Syahrul Yasin Limpo, SH, MH yang memberikan Sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa meski telah banyak dilakukan pemotongan anggaran bagi pelaksanaan kegiatan Kementerian Pertanian, namun kegiatan tetap harus sesuai dengan sasaran prioritas pembangunan pertanian nasional.

Mentan dalam paparannya menyampaikan bahwa Rencana Kerja Kementerian Pertanian 2021 termasuk dalam Prioritas Nasional (PN) 1 dari tujuh Prioritas Nasional dalam RKP 2021. PN 1 tersebut adalah Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan. Dalam Program Prioritas (PP) termasuk dalam PP 3, yaitu Peningkatan Ketersediaan, Akses dan Kualitas Konsumsi Pangan, dan PP 6, yaitu Peningkatan Nilai Tambah Lapangan Kerja, dan Investasi di Sektor Riil dan Industrialisasi.

Berdasarkan hal tersebut, tersusun 5 Program Kementan, yaitu 1) Program Ketersediaan, Akses dan Konsumsi Pangan Berkualitas (Program Spesifik), 2) Program Nilai Tambah dan Daya Saing Industri (Program Lintas K/L), 3) Program Riset dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Program Lintas K/L), 4) Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi (Program Lintas K/L), dan 5) Program Dukungan Manajemen (Program Lintas K/L)

Terkait Musim Tanam (MT), Menteri Pertanian menekankan kepada jajaran Kementerian Pertanian bahwa saat ini telah memasuki MT II, untuk itu agar MT II dipercepat, memaksimalkan pemanfaataan sumber-sumber air seperti DAM-DAM yg berfungsi dan saluran air yang masih tersedia dengan baik. "Semua pihak harus bersinergi untuk mewujudkan keberhasilan MT II" papar Mentan. Lebih lanjut Mentan menekankan bahwa MT II tidak boleh gagal karena ini adalah tugas bangsa, dan tugas nasionalisme.

Untuk itu, Mentan menegaskan kembali visi yang harus dituju dari para jajaran Kementerian Pertanian. "Visi dari pejabat pertanian adalah percaya diri bahwa kita hadir untuk menyediakan pangan bagi masyarakat" jelas Mentan.

Lebih lanjut Mentan menegaskan bahwa ketersediaan pangan harus dibangun berdasarkan believe yang sama, dan cita-cita yg sama. Selanjutnya, untuk mencapai tujuan bersama, maka sangat diperlukan koordinasi dengan daerah untuk mendorong penyediaan pangan dibarengi dengan disiplin pada aturan yang ada.

Mentan juga meminta agar Jajaran Kementerian Pertanian segera mempercepat akselerasi teknologi pertanian, memperkuat keterampilan petani, memperkuat penyuluh dan memperkuat komunikasi dengan penyuluh. Terkait hal tersebut, Mentan menekankan bahwa Kostratani adalah penting.

Pada penutup sambutannya, Mentan mengucapkan selamat atas pelaksanaan acara ini. "Hubungan pusat dan daerah harus terkoordinasi dengan baik" ucap Mentan mengakhiri sambutannya yang dilanjutkan dengan membuka acara Musrenbangtan 2020 secara resmi.