JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Tingkatkan Kinerja, Teknisi Litkayasa BPTP Banten Ikuti Sosialisasi Rambu-rambu AK dan Butir Kegiatan Jabatan

Tingkatkan Kinerja, Teknisi Litkayasa BPTP Banten Ikuti Sosialisasi Rambu-rambu AK dan Butir Kegiatan JabatanSelasa,14/07/2020 empat orang Teknisi Litkayasa dan 2 orang Calon Teknisi Litkayasa BPTP Banten mengikuti Sosialisasi Pembahasan Rambu-Rambu Angka Kredit (AK) dan Butir Kegiatan Jabatan yang digelar oleh Balai Besar Pengkajian dan PengembanganTeknologi Pertanian (BB2TP) secara virtual.

Sosialisasi dibuka oleh Dr. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si Kepala BB2TP yang menyampaikan tiga hal pokok. Pertama, semua ASN lingkup BBP2TP harus tetap siap mengikuti protokol kesehatan terkait adanya pandemi Covid-19, yaitu pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Selain itu, pastikan badan sehat sebelum beraktivitas. "Jangan menganggap remeh Covid-19" jelas Dr. Taufiq.

Kedua, Teknisi Litkayasa merupakan salah satu komponen penting yang mendukung pelaksanaan kegiatan penelitian dan kegiatan lapangan lainnya. Oleh karena itu, Teknisi Litkayasa memiliki peran strategis dalam pelaksanaan kegiatan.

Teknisi Litkayasa menjadi mitra penting peneliti dan penyuluh. Ketiga, Teknisi Litkayasa harus menguasai IT, teknisi tidak boleh ketinggalan terhadap kemajuan teknologi.

Selanjutnya pemaparan mengenai "Penilaian Dupak Jabatan Fungsional Teknisi Litkayasa" disampaikan oleh Subekti sebagai Sub. Koord. Akreditasi, Puspindiklat BPPT sekaligus teknisi litkayasa penyelia BPPT.

Subekti memaparkan mengenai dasar hukum, sistem pengelolaan dalam jabatan fungsional, tatacara pengajuan angka kredit, pengajuan berkas sesuai dengan jenjang teknisinya, dan sistem penilaian.

Angka kredit sesuai jabatan dapat tercapai dengan pelaksanaan kegiatan penelitian yang kemudian dilanjutkan dengan pengajuan DUPAK. Nilai angka kredit yang diajukan dan dinilai hasilnya tidak bisa dilakukan perubahan tetapi harus diperbaiki.

Catatan penting dari narasumber adalah mengingatkan kepada teknisi agar kedepannya dalam pengisian butir SKP harus disesuaikan dengan kegiatan yang dilaksanakan sehingga angka kredit dapat tercapai.

Narasumber berikutnya adalah Siti Sehat Tan dari Tim Penilai BB2TP yang memaparkan mengenai Pengusulan Penilaian Angka Kredit Teknisi Litkayasa lingkup BB2TP.

Dalam pemaparannya narusumber menyampaikan mengenai tata cara pembuatan tulisan dan pengajuan DUPAK seperti kelengkapan administrasi, pelayanan kegiatan penelitian dan perekayasaan, pengembangan profesi, dan kegiatan penunjang.

Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan sosialisasi ini adalah efek dari reformasi birokrasi berakibat pada kinerja pegawai yang harus lebih ditingkatkan terutama teknisi litkayasa sebagai mitra kerja peneliti dan penyuluh yang harus bisa berinovasi sehingga dapat menunjang suatu kegiatan dari hulu ke hilir.