JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Cara Menghitung Takaran Pupuk Tanaman

Cara Menghitung Takaran Pupuk TanamanHalo, kali ini informasi yang akan dibagikan oleh BPTP Banten adalah bagaimana cara menghitung takaran atau dosis pupuk yang akan diaplikasikan ke tanaman.

Seringkali informasi rekomendasi pupuk disajikan dalam bentuk pupuk tunggal seperti Urea, SP36 dan KCl. Sementara itu, ketersediaan pupuk bersubsidi yang banyak diperoleh di kios adalah pupuk urea dan pupuk majemuk seperti NPK Phonska. Oleh karenanya, perlu kita ketahui bagaimana cara mengkonversi takaran pupuk tunggal ke pupuk majemuk.

Perlu diketahui bahwa kandungan unsur hara pada Urea adalah 45% N, SP36 mengandung P2O5 36%, KCl mengandung K2O sebesar 60%, NPK Phonska 15:15:15 mengandung N 15%, P2O5 15% dan K2O 15%.

Ini artinya bahwa dalam 100 kg urea mengandung nitrogen sebesar 45 kg. Dalam 100 kg SP36 mengandung 36 kg P2O5 (senyawa Phospat yang diserap tanaman). Selanjutnya pada 100 kg KCl mengandung K2O (senyawa kalium yang diserap tanaman) sebanyak 60 kg.

Demikian pada 100 kg NPK Phonska 15:15:15 mengandung nitrogen 15 kg, P2O5 15 kg dan K2O 15 kg.

Bagaimana aplikasinya?

Contoh: kebutuhan pupuk tanaman padi per ha adalah 135 N, 36 kg P2O5 dan 20 kg K2O, maka takaran pupuk yang diperlukan adalah:

N = 135/45 x 100 = 300 kg Urea

P2O5 = 36/36 x100 = 100 kg SP36

K2O = 20/60 x 100 = 33 kg KCl

Bagaimana takaran pupuk yang diperlukan jika akan menggunakan pupuk Urea dan NPK Phonska?

Berikut cara menghitungnya:

Pertama, tentukan standar perhitungan dari kebutuhan pupuk tunggal yang paling rendah. Pada contoh di atas kebutuhan yang paling rendah adalah kebutuhan KCl sebesar 33 kg (K2O 20 kg).

Maka: Pupuk NPK Phonska yang diperlukan = 20/15 x 100 = 133 kg/ha

Artinya, dalam 133 kg Phonska mengandung 20 kg N, 20 kg P2O5, dan 20 kg K2O.

Dalam hal ini kebutuhan K2O sudah terpenuhi. Akan tetapi kebutuhan N dan P2O5 belum tercukupi. Maka, untuk menghitung kekurangan N dengan pemberian Urea yang perlu ditambahkan adalah:

Kekurangan hara N:

135 kg N – 20 kg N = 115 kg N atau sama dengan 115 /45 x 100 = 256 kg Urea.

Selanjutnya,

Kekurangan hara P:

36 kg P2O5 - 20 kg P2O5 = 16 kg P2O5 atau sama dengan 16/36 x 100 = 44 kg SP36.

Maka takaran pupuk 300 kg Urea, 100 kg SP36 dan 33 kg KCl setara dengan 256 kg Urea, 133 kg Phonska dan 44 kg SP36.

Bagaimana, mudah bukan untuk menghitungnya?