JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Profil

Sistem tanam Jajar Legowo (Jarwo) telah beberapa kali kami posting. Hal ini perlu kami lakukan karena sistem tanam ini telah nyata memberikan dampak yang sangat memuaskan petani.

Upaya diseminasi Sistem Tanam Jarwo 2:1 dipadukan dengan penanaman jenis padi yang lebih tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat (WBC) seperti Varietas 33 dan 32, pemupukan berimbang, dan pengendalian OPT secara terpadu. BPTP Banten telah memperluas sebaran percontohan tersebut dengan melakukan demfarm di sejumlah lokasi seperti di Kab. Tangerang, Kab. Lebak, Kab. Pandeglang, dan Kab. Serang. Melalui demfarm tersebut, petani dapat melihat secara langsung manfaat dari teknologi yang didiseminasikan.

Khusus di Kab. Tangerang, percontohan dilakukan di daerah endemis WBC. Menurut petani setempat, sudah 2 kali musim tanam berturut-turut petani tidak memperoleh hasil karena adanya serangan hama WBC. Namun dari demfarm yang dilakukan BPTP Banten, petani sukses panen sekitar 5.2 ton/ha. Petani sangat bersyukur dengan hasil ini dan sangat mengapresiasi kinerja BPTP Banten.

Dalam waktu dekat sekitar 1 pekan ke depan, pada lokasi demfarm BPTP Banten seluas 5 ha di Kab. Serang tepatnya di Desa Cigelam Kec. Ciruas akan dilakukan panen. Sejauh ini perkembangan tanaman cukup bagus. Dari demfarm ini, diharapkan perolehan hasil dapat mencapai 7 - 8 ton/ha.

Berdasarkan hasil penelitian, sistem tanam Jarwo telah meningkàtkan populasi tanaman padi, lebih dari 160.000 per hektar, dan memberikan kesempatan bagi tanaman untuk melakukan fotosintesa dengan baik karena adanya lorong/ruang di antara baris tanaman.

Perpaduan antara peningkatan populasi tanaman dan lorong legowo akan memberikan efek positif bagi tanaman, sehingga memungkinkan perolehan produksi padi yang maksimal.

Yuk...#SobaTani jangan ragu untuk menerapkan Jarwo 2:1

Rencana Kinerja Tahunan 2014

Subcategories