JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Keragaan Pelaksanaan Pengelolaan Tanaman terpadu di Provinsi Banten

Prosiding Seminar Nasional PPSL, 2011. BB Pengkajian 2012, hal 877

Salah satu progam strategis Kementerian Pertanian adalah Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) yang mulai dilakukan tahun 2008. Tujuan kajian ini adalah: 1) mengetahui kondisi aktual pelaksanaan SLPTT di Provinsi Banten, 2) mengetahui komponen teknologi PTT yang diterapkan oleh petani, 3) kendala dalam pelaksanaan SLPTT. Metoda kajian dengan metode survei dengan pengumpulan data sekunder. Metode analisa menggunakan analisis tabulasi deskritif. Hasil pengkajian ini adalah: 1) pelaksanaan PTT di Proyinsi Banten berjalan dengan baik, dan kabupaten yang relatif berhasil adalah Kabupaten Lebak dan Serang; 2) komponen teknologi PTT umumnya telah diterapkan oleh 50 — 60% petani, terutama penggunaan benih bersertifikat dari Varietas Unggul Baru, jajar tanam legowo 10:1 dan 8:1; 3) kendalanya adalah penyaluran benih padi bermutu tidak tepat waktu, mutu benih kurang balk, dan tingginya serangan hama Wereng Batang Coklat (WBC) dan Penggerek Batang. Periunya pemerintah menambah kapasitas produksi benih dan jumiah produsen benih Penyuluhan pola tanam serentak diperlukan agar dapat mencegah serangan WBC dan Penggerek Batang;