JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Peran Percontohan Inovasi dalam Adopsi Teknologi dan Perkembangan Model PTT Padi Sawah di Kabupaten Serang

Prosiding Seminar Nasional PPSL, 2011. BB Pengkajian 2012, hal 888

inovasi teknologi memegang peranan panting dalam peningkatan produktivitas, nilai tambah dan pendapatan petani, maka penguasaan dan aplikasinya perlu dimiliki oleh masyarakat pengguna. Proses adopsi inovasi oleh pengguna ditempuh melalui 5 tahapan yaitu mengetahui, berminat, menilai, mencoba dan menerima. Khusus dalam usahatani padi sawah, model PTT merupakan salah satu alternatif pengelolaan padi secara intensif dan holistik dengan prinsip pemecahan masalah setempat. Berdasarkan hat tersebut dilakukan pengkajian untuk mengetahui peran percontohan inovasi terhadap adopsi teknologi dan perkembangan model PTT padi sawah. Pengkajian dilakukan di Kampung Petanduk, Desa Teras — Kecamatan Carenang melalui bimbingan teknis, Percontohan inovasi dan pembinaan selama 6 musim tanam (2006-2009). Hasil pengkajian menunjukkan bahwa adopsi teknologi dan perkembangan PTT path sawah terlihat nyata setelah satu tahun. Berdasarkan luas lahan, adopsi teknologi dan perkembangan model PTT padi sawah setelah 3 tahun mencapai 53,5%, sedangkan berdasarkan jumlah petani 66,9%. Komponen teknologi model PTT yang adopsinya cukup cepat adalah penggunaan varietas unggul baru, bibit muda, jumlah bibit, sistem tanam legowo serta jenis dan dosis pupuk. rataan produktivitas padi sawah pada setiap musim berkisar antara 5,60-7,17 t/ha, dimana hasil tertinggi diperoleh pada MH 2008/2009 dan terendah pada MK 2007. Berdasarkan basil nil yang diperoleh dan harga jual GKP pada setiap musim, keuntungan usahatani padi sawah melalui model PTT berkisar antara Rp. 4.562.500- .7 556.500 dengan RC ratio 1,68-1,92.