• selamat-datang-BPTP-Banten.jpg

Tingkatkan Kualitas Produksi Sentra Durian, Distan Prov. Banten Bersinergi dengan BPTP melalui SL-GAP.

Diseminasi teknologi budidaya durian telah dilakukan oleh BPTP Banten melalui berbagai event sejak lama.

Kali ini, melalui kegiatan Sekolah Lapang Good Agriculture Practise (SL-GAP) yang diselenggarakan Distan Prov. Banten, BPTP Banten memenuhi undangan Distan untuk menyampaikan materi "Teknis Budidaya Durian" yang menyasar wilayah sentra durian di Banten, yaitu Kab. Pandeglang pada 7 April 2021.

SL-GAP komoditas durian dilaksanakan pada Kelompok Tani Sinar Harapan yang berlokasi di Desa Cikumbun Kec. Mandalawangi Kab. Pandeglang.

Hadir dalam acara tersebut adalah Kepala Dinas Pertanian Kab. Pandeglang H. Budi S Januardi, SP, MM, Kabid Hortikultura Kab. Pandeglang, Kasi Produksi Buah dan Florikultura Dinas Pertanian Provinsi Banten, RD Nurul Karimah, SP, Kasi Buah Distan Kab.Pandeglang, Korluh Kec. Mandalawangi, dan pengurus dan anggota Poktan Sinar Harapan.

Acara diawali dengan sambutan dari Kadistan Kab.Pandeglang yang sangat menyambut baik adanya SL-GAP Komoditas Durian dan menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tujuan pengembangan kawasan durian yang diharapkan akan meningkatkan kembali semangat para pemilik pohon durian untuk mulai memelihara dan memprioritaskan perbaikan budidaya. Petani yang mengikuti SL-GAP ini diharapkan nantinya mampu menjadi petani durian yang mendukung pengembangan kampung durian di desa ini. "Dengan adanya peningkatan pengetahuan dalam SL-GAP ini diharapkan petani lebih memahami mengenai budidaya durian sehingga mampu meningkatkan kualitas hasil panen durian di Pandeglang karena salah satu penyebab tidak stabilnya kualitas hasil panen adalah kurangnya pemeliharaan sejak awal" jelas H. Budi

Kepala Seksi Produksi Buah dan Florikultura Dinas Pertanian Provinsi Banten selaku penyelenggara acara menyampaikan bahwa Poktan Sinar Harapan akan menerima bantuan bibit durian sejumlah 100 bibit untuk ditanam pada lahan seluas 1 ha.

Zuraida Yursak,SP, M.Si, (peneliti) mewakili BPTP Banten selaku narasumber menyampaikan materi tentang "Teknis Budidaya Durian". Kegiatan penyampaian materi diawali diskusi identifikasi anggota kelompok yang memiliki pohon durian (PIT) dan petani milenial yang akan mendapatkan bantuan dari program SL-GAP penerima bibit durian.

Materi teknis budidaya durian yang disampaikan Zuraida meliputi: pemilihan lokasi budidaya dengan memperhatikan agroklimat dan lahan yang dianjurkan, pemilihan varietas unggul yang sesuai yang dapat dipilih berdasarkan keinginan petani yang menyesuaikan dengan minat pasar, persiapan lahan dan cara penanaman durian yang disesuaikan dengan kontur lahan, jarak tanam anjuran, pembuatan lubang tanam, penanaman, adaptasi setelah penanaman selama 6-12 bulan dengan memberikan naungan, pemanfaatan mulsa jerami maupun sisa tanaman untuk menjaga kelembaban tanah, suhu tanah dan perkembangbiakan mikroorganisme tanah, pemupukan bagi sesuai rekomendasi, pembumbunan, pemangkasan bentuk dahan dan pohon, penyiraman/pengairan, pengelolaan bunga dan buah, serta panen dan pasca panen.

Selanjutnya dilakukan diskusi terhadap seluruh peserta. Salah satu penekanan dalam diskusi disampaikan bahwa selain pemahaman teknis budidaya, pemeliharaan jenis durian lokal yang saat ini menghasilkan buah perlu intensif dilakukan agar ke depan durian-durian lokal tersebut terutama yang memiliki keunggulan, potensial untuk menjadi sumber mata tunas yang dapat dipertahankan kelestariannya. Diketahui saat ini bahwa terdapat beberapa pohon durian lokal dan masih produktif berbuah yang dianggap unggul sehingga memiliki peluang untuk dikembangkan.

Acara diakhiri dengan penyampaian komitmen dari petani durian yang akan mulai mengidentifikasi kepemilikan jenis durian asli lokal Cikumbun, perbaikan budidaya dan pemeliharaan serta dukungan dalam pengembangan kampung durian dengan mulai melakukan budidaya durian unggul baik lokal maupun nasional di Desa Cikumbun Kec.Mandalawangi. Hal ini sejalan dengan peran BPTP dan dinas dalam upaya melestarikan durian-durian lokal potensial di Provinsi Banten selama beberapa tahun terakhir.

Kegiatan di lokasi ini menarik karena menghadirkan dan membangkitkan semangat petani milenial untuk meningkatkan keterampilan dalam budidaya dan penangkaran durian ke depannya. Kepadanyalah, regenerasi petani durian akan beralih.


.