• cover-website-copy.jpg

BPTP Banten Lakukan Panen Bersama Anggota DPR RI Komisi IV di Kragilan - Serang

Jumat, 03/09/2021, BPTP Banten melalui kegiatan Demplot VUB Padi Khusus dan Spesifik Lokasi melakukan Temu Lapang dan Panen Bersama dengan Hj. Nuraeni, S.Sos, M.Si, Anggota DPR RI Komisi IV Dapil 2 Banten yang berlokasi di Desa Jeruk Tipis, Kec. Kragilan Kab. Serang.

Demplot VUB tersebut bertujuan untuk memberikan percontohan bagi petani di Provinsi Banten dalam rangka meningkatan produksi melalui penggunaan varietas unggul baru (VUB) padi khusus dan spesifik lokasi.

Acara diawali dengan panen bersama di lokasi pertanaman Inpari IR Nutri Zinc yang dilakukan oleh beberapa pejabat setempat bersama anggota DPR RI Komisi IV Dapil 2 Banten dan Kepala BPTP Banten.

Selanjutnya dilakukan Temu Lapang bersama petani. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPTP Banten Dr.Ismatul Hidayah, SP, MP. menyampaikan bahwa Demplot yang berlokasi di Poktan Sri Mulya Desa Jeruk Tipis Kec. Kragilan tersebut merupakan pada dasarnya Kerjasama Kementerian Pertanian dengan Komisi IV DPR RI khususnya Dapil Banten.

Total luas lahan Demplot VUB adalah 12 ha, terdiri dari 6 ha di lokasi panen Poktan Sri Mulya tersebut dan 6 ha sisanya berlokasi di Kec. Jombang.

VUB yang dikenalkan ke petani pada demplot tersebut adalah yaitu Inpari IR Nutri Zinc yang tergolong sebagai VUB Padi Khusus, dan Inpari 43 GSR dan Inpari 32 sebagai VUB Spesifik Lokasi.

Inpari IR Nutri Zinc merupakan hasil terobosan pemuliaan tanaman padi dalam rangka menyediakan pangan dengan kandungan gizi tertentu, yaitu Zinc. Fungsi Zinc sangat vital bagi kelangsungan sel-sel tubuh manusia karena merupakan komponrn pembentuk lebih dari 300 enzim yang berfungsi antara lain untuk penyembuhan luka, menjaga kesuburan, sintesa protein, peningkatan daya tahan tubuh, dan berbagai fungsi terkait kesehatan tubuh, termasuk untuk pencegahan stunting pada anak-anak sejak dini sehingga bagus untuk dikonsumsi oleh Ibu-ibu hamil. Potensi kandungan Zinc pada VUB Inpari IR Nutri Zinc dapat mencapai 34.51 ppm, dengan rata-rata kandungan 29.54 ppm.

Inpari 43 GSR (Green Super Rice) merupakan jenis VUB Spesifik Lokasi dengan produktivitas tinggi mencapai potensi hasil 9,02 t/ha GKG, rasa pulen, dan tahan terhadap kerebahan.

Inpari 32 sudah cukup berkembang di masyarakat Banten. Hal ini karena varietas ini memiliki potensi hasil yang tinggi dan adaptasi yang luas. Selain itu, bentuk tanaman yang tegak dengan daun bendera yang tegak memiliki toleransi terhadap hama dan penyakit cukup baik. Mengapa demikian? Secara fisik bentuk tanaman yang tegak dengan kanopi yang tidak terlalu lebar, memungkinkan intensitas cahaya matahari dapat mencapai pangkal batang lebih tinggi sehingga kondisi lingkungan mikro pada pangkal batang relatif tidak lembab. Kelebihan lainnya dari varietas ini adalah memiliki rendemen yang cukup tinggi sekitar 56-58%.

Berdasarkan hasil uji preferensi BPTP Banten terhadap Inpari 32 di berbagai lokasi, menunjukkan rasa nasi dari jenis ini lebih disukai dibanding varietas lain sehingga varietas ini banyak disukai oleh konsumen.

Demplot VUB ini ditujukan untuk memproduksi benih kembali pada kelas SS yang akan disebarkan ke anggota Poktan lainnya. Target bantuan benih dari hasil demplot ini adalah untuk penyebaran benih ke petani pada musim berikutnya adalah 1.25 ton setara dengan 50 ha .

Teknologi yang diperkenalkan, yaitu varietas, Sistem Tanam Jarwo 2:1 dan 4:1, dan pemupukan menggunakan rekomendasi.

Hasil ubinan di lokasi Demplot tersebut adalah
Inpari 43: 7,3 ton/ha dengan kadar air 20%, Inpari 32: 6.8 ton/ha dengan kadar air 21%, dan Inpari Nutri Zinc: 5.9 ton/ha dengan kadar air 19%.

Camat Keragilan Dra. Epon Anih Ratnasih M.Si menyambut baik kegiatan BPTP Banten di wilayahnya. Beliau menyampaikan bahwa Desa Jeruk tipis adalah wilayah teknis pertanian. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendongkrak ekonomi masyarakat tani di wilayah keragilan. "Selain itu, sektor pertanian diharapkan juga dapat mendorong percepatan pembangunan jalan di wilayah Jeruk Tipis" jelas Epon.

Senada hal tersebut, Sekdis Pertanian Kab. Serang
Ir. Irawati Erlina, MSi menyatakan bahwa produktivitas padi di Kab. Serang berkisar 5-6 ton/ha. Dengan adanya Varietas Unggul Baru ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas padi di Kab. Serang. Terhadap kehadiran Inpari IR Nutri Zinc, juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Zinc di Kab. Serang yang sedang memberantas stunting.

Hj.Nuraeni, S.Sos, M.Si anggota Komisi IV DPR RI mengapresiasi BPTP Banten atas kerja kerasnya dalam meningkatkan produktivitas dan nutrisi dengan kehadiran VUB khusus dan Spesifik Lokasi. Disampaikan bahwa sektor pertanian di saat pandemi Covid-19 ini telah memberikan sumbangsih yang positif pada Laju pertumbuhan ekonomi negara. Khusus di Kab. Serang, pertanian masih bertahan di tengah-tengah wilayah industrialisasi. Harapannya, lahan-lahan pertanian tidak berubah fungsi menjadi wilayah industri. "Keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan oleh dukungan nyata dari semua pihak pemangku kepentingan baik pemerintah maupun masyarakat khususnya masyarakat tani selaku pelaku utama maupun pihak lainnya" imbuhnya. Hj Nuraeni juga berjanji akan mengawal keluhan petani seperti irigasi dan bendungan ke komisi lain agar masalah ini bisa terselesaikan.

Sebagai penutup acara Temu Lapang, dilakukan penyerahan benih secara simbolis kepada 4 poktan , yaitu Poktan Sri Mulya, Poktan Curbo, Poktan Maju Terus, dan Poktan Tunas Mekar 2 yang masing-masing diterima oleh perwakilan pengurusnya.


.